Setelah Aceh, saya punya keinginan untuk nyicipin kerja di daerah ujung Indonesia satu lagi, yaitu bagian timur Indonesia. Tapi ya walau bukan yang paling ujung akhirnya kira-kira awal tahun 2007 dapat kesempatan juga buat kerja di daerah Papua, tepatnya di pembangunan LNG Tangguh di daerah Teluk Bintuni. Kabupaten Teluk Bintuni adalah salah satu kabupaten di provinsi Papua Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Bintuni. Kabupaten Teluk Bintuni terletak di bagian leher "kepala burung". Ia menghadap ke Laut Seram di lepas pantai barat Provinsi Papua Barat. Sebelum April 2003, wilayah ini merupakan bagian Kabupaten Manokwari.
Perut bumi Teluk Bintuni terbilang kaya akan bahan tambang dan galian. Hampir seluruh kawasan mengandung gas alam cair (LNG). Cadangan yang dimiliki diperkirakan 23,7 triliun kaki kubik (TCF). Kandungan minyak bumi di kabupaten ini diperkirakan 45 juta ton. Sentra pemanfaatan LNG di Kampung Tanah Merah, Distrik Babo, sedangkan konsentrasi pengambilan minyak bumi di Distrik Muskona Selatan.
Perut bumi Teluk Bintuni terbilang kaya akan bahan tambang dan galian. Hampir seluruh kawasan mengandung gas alam cair (LNG). Cadangan yang dimiliki diperkirakan 23,7 triliun kaki kubik (TCF). Kandungan minyak bumi di kabupaten ini diperkirakan 45 juta ton. Sentra pemanfaatan LNG di Kampung Tanah Merah, Distrik Babo, sedangkan konsentrasi pengambilan minyak bumi di Distrik Muskona Selatan.






